Welcoming

Hi pals...nice to meet u all here ^_^
Please feel free to search any info which u need.


Rabu, 26 September 2012

10 Penipuan Terburuk yang Terjadi Pada Turis

Tidak bisa dipungkiri, turis kerap menjadi mangsa empuk untuk ditipu atau diperas. Apalagi jika sedang berlibur di tempat yang benar-benar asing. Kenali jenis tipuan berikut agar bisa terhindar dari nasib buruk.

Dicopet, dihipnotis, dipaksa membeli barang dengan harga selangit sudah jadi cerita umum bagi pada ribuan traveler. Dari News Australia, Selasa (25/9/2012) berikut jenis-jenis penipuan paling menyeramkan yang bisa terjadi kepada Anda. Kenali dan hindari saat Anda mengalaminya.

1. Tipuan hot dog

Hot dog atau fast food sejenis sering jadi alat untuk mencuri barang-barang Anda. Biasanya, ada orang makan hot dog dan secara 'tidak sengaja' menumpahkan atau menjatuhkan makanannya di dekat Anda. Banyak turis yang terjebak dan ikut membersihkan. Saat itulah barang-barang Anda dicuri secara tidak sadar. Untuk menghindari hal tersebut, curigalah kepada orang yang bertingkah seperti itu dan pastikan barang-barang berharga Anda dijaga dengan baik.

2. Polisi jadi-jadian

Kasus polisi palsu sering terjadi di Thailand. Namun bukan berarti tidak terjadi di tempat lain. Biasanya mereka berpakaian lengkap dan bertingkah meyakinkan. Hal yang dilakukan mereka adalah mencari kesalahan turis seperti saat merokok sembarangan.

Polisi palsu akan menangkap basah turis yang sedang melakukan pelanggaran dan meminta denda sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Jika Anda mengalami ini, pastikan untuk mengecek tanda pengenal polisi dan surat-surat lainnya. Anda juga bisa menelepon kantor polisi pusat untuk mengecek kebenaran polisi tersebut.

3. Serangan koran

Ini sering terjadi di Roma. Jika ada anak-anak mengibas-ngibaskan koran di depan Anda sambil berteriak tidak jelas, Anda wajib hati-hati. Karena ini jadi salah satu cara mereka mengalihkan perhatian Anda selagi tangan kecil mereka bekerja untuk mengambil dompet dan barang berharga yang ada di kantong atau tas Anda.

4. Biksu palsu

Kawasan Asia Tenggara menjadi gudangnya para biksu palsu. Bukan berarti mencurigai biksu yang ada di sana, namun kenyataannya, banyak sekali biksu palsu yang meminta uang untuk donasi. Padahal uang tersebut untuk keperluan pribadi mereka.

5. Informasi palsu

Anda wajib curiga saat sedang menyetir di kota kecil di Afrika dan ada orang yang memberi tahu bahwa mobil Anda mengalami kebocoran. Setelah Anda berhenti dan melihat bahwa ada bekas oli di jalan yang baru dilalui, orang itu akan menyarankan Anda untuk datang ke bengkel terdekat di ujung jalan. Ini bisa jadi cuma akal-akalan penipu yang menginginkan Anda datang ke bengkel untuk memeras uang Anda dengan dalih mobil rusak padahal mobil Anda masih baik-baik saja.

6. Serangan bayi

Tipuan ini biasanya memiliki target gadis-gadis muda. Seorang ibu datang dengan bayi yang super lucu. Dengan ramahnya, ibu ini akan menawarkan sang gadis untuk menggendong bayinya. Selagi Anda mengagumi makhluk kecil nan mungil, sang ibu bekerja mengosongkan kantong Anda. Hati-hatilah.

7. Jasa penyewaan jet ski

Kasus ini banyak terjadi di Thailand. Turis dipaksa membayar kerusakan dari jet ski yang telah mereka sewa. Dengan culas, pihak penyewa menutupi kerusakan jet ski dengan menggunakan cat yang akan hilang saat terkena air laut. Meski banyak turis yang sudah memfoto keadaan jet ski sebelum dipinjam, namun tetap saja cara itu tidak pengaruh karena mereka akan memaksa turis membayar kerugian dengan cara apapun. Di beberapa kasus, turis bisa ditodong pisau atau senapan untuk dipaksa membayar kerusakan.

8. Dipaksa membeli gelang

Ini kasus yang sering terjadi di Roma dan Paris. Orang ini dengan baik hatinya akan menunjukkan jalan kepada turis. Lalu, secara tidak sadar, sang turis akan dipakaikan gelang oleh si penunjuk jalan. Setelah itu, turis akan dimintai uang untuk membayar gelang tersebut. Jika menolak, orang itu akan meneriaki Anda sebagai pencuri gelang.

9. Penjambret dengan sepeda

Ada satu kasus pencurian yang cerdik di Barcelona. Seorang bersepeda mencuri tas dengan menjambret dan kabur secepat-cepatnya dengan sepeda. Sebagai orang yang baik, Anda pun mengejar sepeda tersebut untuk membantu orang yang dicuri. Secara tak sadar, Anda meninggalkan tas dan barang-barang berharga Anda di tempat terakhir Anda duduk.

Di situlah Anda terkena tipuan mereka. Sebenarnya penjambretan itu hanyalah motif untuk menarik perhatian turis sehingga mereka bisa lengah dan saat itulah barang-barang Anda dicuri.

10. Aduh, jatuh!

Hati-hati dengan orang tua yang jatuh di tempat umum. Kasus ini sering terjadi di London. Siapa yang tega melihat nenek terjatuh di tangga atau jalan. Insting Anda mengatakan harus langsung menolong orang tua tersebut. Eits, nenek tua itu lebih lihai dari yang Anda duga. Bisa-bisa setelah membantunya berdiri, dompet, ponsel dan jam tangan Anda sudah pindah tempat ke kantong nenek itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar