Welcoming

Hi pals...nice to meet u all here ^_^
Please feel free to search any info which u need.


Senin, 25 Januari 2010

Perselingkuhan Bermuara dari Curhat

BERBAGI cerita dengan rekan kerja memang terkadang menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi beban yang terpendam dalam hati. Berbagi cerita kepada orang lain (curhat) hanyalah sebagai pelampiasan kekesalan yang kadang tak bisa dengan mudah Anda utarakan kepada keluarga, suami atau istri.

Curhat dengan rekan kerja wanita? Hmmm, bukan hal yang luar biasa, namun efek dari curhat-nya yang bisa luar biasa. Berawal dari desah lelah, atau gumam kesal lalu disambut dengan pertanyaan ramah. "Kenapa? Kesal ya? Cerita aja biar kamu lega" akan terdengar sebagai sentuhan segar.

Kalau beruntung bisa menemukan teman berbagi yang cocok, bukan tidak jarang berlanjut jadi teman makan siang, lalu makan malam, dan teman berakhir pekan. Menurut problem-anda.com, teman curhat yang merupakan lawan jenis, akan membuat Anda terperangkap dalam konsep soulmate. Dia akan menjadi pendengar yang baik buat Anda. Apalagi kalau memberikan tanggapan sesuai dengan keinginan Anda. Lalu Anda jatuh cinta. Sah-sah saja, asal jangan ada yang menanti di rumah (anak & istri).

Pria-pria yang sudah mantap berpikir, bisa menjaga untuk tidak terjerumus dalam sebuah perselingkuhan secara fisik, tapi apakah perselingkuhan emosi juga bisa dicegah. Ya, memang bukan melulu jadi konsumsi pria, wanita pun mampu demikian.

Perselingkuhan terjadi karena tiga komponen yang bersinergi, yaitu keintiman emosional yang melebihi perkawinannya, getaran seksual, dan kerahasiaan. Atau dengan kata lain, persahabatan menjadi pelampiasan perkawinan bahkan menggeser kedudukan lembaga perkawinan itu sendiri.

Kantor merupakan sumber terbesar dari sebuah emotional infidelity. Sekalipun tidak harus mencapai titik di mana seks terlibat di dalamnya, tapi bagi mereka yang sudah berkeluarga dan terlibat dalam emotional infidelity, sudah merupakan sebuah pergeseran nilai.

Berikut adalah 10 tip untuk menghindari emotional infidelity:
1. Urusan kantor cukup diselesaikan di kantor.
2. Hindari "copy darat" dengan rekan kerja wanita.
3. Bertemulah dalam kelompok jangan "one on one".
4. Cari pilihan kata yang baik untuk mengakhiri sebuah pembicaraan yang bersifat pribadi.
5. Jangan membicarakan masalah pribadi di luar jam kantor.
6. Jangan berbagi perasaan sembarangan kepada orang lain.
7. Jujurlah pada diri sendiri.
8. Hindari sentuhan fisik dengan rekan wanita Anda.
9. Jangan mabuk saat bersama rekan wanita (di luar jam kantor).
10. Tunjukkan komitmen kepada pasangan, setiap hari.
11. Mengenali diri Anda sendiri, apa yang Anda inginkan dan selalu bersyukurkan atas apa yang Anda miliki.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar