Welcoming

Hi pals...nice to meet u all here ^_^
Please feel free to search any info which u need.


Kamis, 29 Juli 2010

Jangan Buang Waktu dengan Networking!

RAJIN membangun networking tentu saja diperlukan untuk memperlancar karier dan memperluas bisnis. Namun, bukan berarti Anda harus menghabiskan waktu dengan networking. Lakukan networking dengan cerdas.

Dalam dunia kerja yang modern, networking sering digadang-gadang sebagai cara yang tepat untuk mendapatkan klien dan memperluas usaha. Sayangnya, tak sedikit yang mengartikannya dengan selalu mengikuti setiap acara dan mengharapkan hasil yang segera bisa dilihat.

Menurut konsultan bisnis sekaligus penulis “How to Give Yourself the Power to Succeed”, Sharon Michaels, networking yang cerdas tidaklah seperti itu. Dia menuturkan, pengalamannya bertemu 400 orang yang datang ke sebuah pertemuan networking.

Setelah satu sampai dua kali datang, mereka memutuskan untuk tidak datang lagi karena merasa pertemuan tersebut tidak mendatangkan hasil buat mereka. ”Menurut saya, itu adalah hal yang salah. Calon klien butuh mengenal mereka dan mempercayai mereka sebelum memberikan proyek. Jelas hal tersebut tidak bisa didapat hanya dengan satu atau dua kali pertemuan,” jelas Michaels, seperti dikutip womensmedia.com.

Yang pasti, menurut Michaels, networking tak akan berhasil jika masing-masing pihak hanya memikirkan kepentingannya sendiri, bukan mementingkan hubungan yang saling menguntungkan. Nah, agar Anda bisa menjalankan networking dengan cerdas, berikut saran dari Michaels.


Mengetahui pasar yang dituju

Lakukan penelitian agar Anda bisa mengetahui pasti target market Anda. Ini salah strategi agar Anda bisa memaksimalkan usaha perluasan networking. Carilah pertemuan yang bisa membawa Anda ke target yang dituju atau melakukan pertemuan dengan orang-orang yang bisa membawa Anda pada target pasar yang dituju. ”Yang perlu diingat, suksesnya sebuah networking tidak dilihat dari banyaknya orang yang ditemui, tapi bagaimana menemukan orang yang tepat,” tandas Michaels.


Tahu apa yang Anda tawarkan

Sebelum membangun networking, jangan hanya mengharapkan apa yang bisa orang berikan kepada Anda. Coba tanyakan apa yang bisa Anda berikan kepada mereka. Carilah hal-hal apa saja yang bisa Anda berikan untuk rekan-rekan di networking. Tunjukkan bahwa Anda adalah orang yang jujur dan bisa diandalkan. Tentu saja, jika ingin hasil yang maksimal, Anda butuh banyak pemikiran, energi, dan waktu untuk melakukannya. Yang pasti, networking akan berhasil jika setiap pihak merasa diuntungkan.


Tetapkan tujuan networking

Agar networking berjalan maksimal, tetapkanlah tujuan networking yang sejalan dengan rencana bisnis yang sudah Anda tetapkan.


Memberi-menerima


Networking yang sukses ialah dia yang tidak hanya sibuk menerima, tapi juga sibuk memberi. Dengan banyak memberi, itu artinya dia tengah membangun kepercayaan dengan klien-klien potensialnya. Dengan membangun kepercayaan, maka mereka akan mulai berpikir untuk mengajak Anda dalam proyek-proyek yang akan mereka adakan. Tentu saja, tak mudah menjalankan prinsip ini. Anda harus memiliki hati yang tulus dan ikhlas untuk melakukannya. Karena jika Anda terpaksa, mereka juga akan mengetahuinya. Jika ini yang terjadi, semua usaha Anda akan sia-sia.


Fokus pada hubungan simbiosis mutualisme

Jika Anda tidak berminat untuk membangun hubungan lebih jauh dengan orang yang Anda kenal di pertemuan networking, lebih baik tak perlu mendatangi pertemuan itu lagi. Ini penting agar Anda tak menghabiskan banyak waktu untuk hal yang tidak jelas.

Fokuslah hanya pada hubungan simbiosis mutualisme atau hubungan yang saling menguntungkan. Untuk mencapainya, mulailah dengan menanyakan kepadanya, ”apa yang bisa saya lakukan untuk membuat Anda sukses?” Percayalah, jika dia menanggapinya dengan baik dan Anda bisa memberi respons yang tepat, maka hubungan simbiosis mutualisme atau hubungan yang saling menguntungkan bisa tercapai.

Singkat kata, jika Anda tak menemukan pertemuan networking yang tepat, tak perlu datang. Lebih baik menguatkan hubungan dengan klien yang ada dan menjalankan prinsip saling memberi dan saling menerima.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar