Welcoming

Hi pals...nice to meet u all here ^_^
Please feel free to search any info which u need.


Senin, 06 September 2010

Resep Sukses Memulai Bisnis: Stop, Look, Listen

BANYAK cara memulai bisnis, dari yang paling mudah hingga yang rumit. Yang pasti, semuanya membutuhkan langkah awal yang tepat agar kesuksesan bisa tercapai.
Bagaimana caranya memulai bisnis? Bagi konsultan bisnis sekaligus penulis buku “How to Give Yourself the Power to Succeed”, Sharon Michaels, semudah seperti orang yang menyeberang jalan. “Stop, look, listen”, begitu sarannya.
Layaknya saran orang tua kepada anak-anaknya, sebelum menyeberang jalan, kita harus berhenti dulu (stop) di pinggir jalan. Kemudian lihatlah (look) apakah rambu-rambu membolehkan kita berjalan, atau lihatlah apakah ada kendaraan yang berseliweran. Terakhir, dengarkan (listen) juga apakah ada suara kendaraan yang mendekat ke arah Anda.
Nah, langkah ini juga bisa diterapkan dalam memulai bisnis. Saat akan memikirkan bisnis apa yang akan diterjuni, berhentilah mereka-reka bisnis. Lihatlah tren atau fenomena apa yang sedang berkembang dalam bisnis yang akan Anda jalankan. Dengarkan dan perhatikan apa yang diinginkan konsumen. Kemudian mulailah proses menuju kesuksesan.



1. Stop! Buat visi dan target bisnis
Motivator Zig Ziglar pernah berkata, ”Jangan sibuk menebak-nebak. Cobalah menetapkan segala hal secara spesifik. ”Artinya, semakin Anda tahu apa yang ingin Anda capai dalam bisnis, semakin fokus langkah Anda dalam memulai bisnis. Mengetahui apa yang Anda ingin capai ini menyangkut pada apa yang Anda inginkan, mengapa Anda menginginkannya, dan apa yang akan Anda lakukan agar hal tersebut bisa tercapai.
Agar visi atau target tersebut mudah dijalankan, lihatlah pula apakah tujuan tersebut dibuat dengan sangat spesifik, dapat diukur, dan bisa memotivasi Anda untuk mewujudkannya. Semakin spesifik tujuan tersebut, maka Anda akan semakin fokus pada tujuan tersebut.
“Anda akan bisa mengukur apakah aktivitas harian Anda benar-benar mendukung tujuan tersebut tercapai atau tidak,” ujar Michaels, seperti dikutip dari Womensmedia.



2. Look! Pelajari pangsa pasar
Perhatikan gejala atau fenomena apa yang terjadi di dalam bisnis yang akan Anda jalankan. Kemudian perhatikan lebih dalam tentang apa yang terjadi pada target market Anda. Jadilah pengamat tren bagi diri Anda sendiri. Pebisnis yang baik ialah pebisnis yang mengetahui pangsa pasarnya dengan baik, bahkan lebih baik dari konsumen itu sendiri.
Jangan ikuti tren, tapi buatlah tren. Begitu kata bijak yang sering kita dengar. Nah, kalimat ini seharusnya bisa Anda pegang teguh jika ingin sukses dalam dunia bisnis. Yang perlu Anda miliki hanyalah kemampuan mengetahui apa yang konsumen inginkan, butuhkan, dan impikan. Jika Anda sudah menemukannya, maka akan tercipta pangsa pasar potensial, dan kesuksesan hanya tinggal membuntuti Anda.
Anda perlu tahu, efek apakah yang menimpa konsumen Anda dengan adanya fenomena tertentu di dalam dunia bisnis. Anda juga perlu menimbang apakah bisa menciptakan tren baru untuk pangsa pasar Anda. Jika perlu ciptakan tren yang unik atau penuh inovasi. Singkat kata, sebagai pengamat tren, Anda harus selalu update dengan segala hal yang terjadi di bidang bisnis yang Anda geluti.
Sebagai seorang pengamat, Anda juga harus tahu harapan, impian, dan tujuan dari pangsa pasar Anda. Jika sudah tahu, cari cara bagaimana mewujudkan impian mereka tersebut melalui produk atau jasa yang Anda miliki.



3. Listen! Wujudkan mimpi konsumen
Pebisnis yang inovatif adalah pendengar yang baik. Cobalah Anda lakukan wawancara informal dengan konsumen Anda secara langsung. Pergilah ke tempat yang biasa mereka datangi, amati perilaku mereka, kemudian ajak mereka ngobrol santai tentang harapan atau keinginan mereka. Dari sini, pasti akan timbul ide bisnis atau pengembangan bisnis yang inovatif.
Pertanyaan-pertanyaan yang harus Anda tanyakan dalam bidang ini ialah, “Apa yang bisa saya lakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik untuk konsumen saya? Bagaimana produk atau jasa saya bisa memecahkan masalah konsumen saya?”
Untuk menjadi pebisnis yang inovatif, Anda harus berpikir out of the box dan mampu menciptakan peluang baru. Fokuslah pada pemikiran bahwa produk atau jasa Anda bisa membuat hidup mereka menjadi lebih mudah dan lebih baik.



4. Berhasil
Anda akan berhasil dalam bisnis jika Anda mengetahui dengan pasti target atau tujuan bisnis Anda, serta tahu bagaimana menjalankan dan mengembangkan bisnis tersebut. Anda juga pasti berhasil jika Anda mampu membaca keinginan konsumen Anda dengan pikiran yang terbuka. Dengan pikiran yang terbuka, Anda akan mampu menciptakan produk atau jasa yang inovatif.
Jadilah orang yang paling inovatif dalam bisnis Anda. Caranya, dengan selalu mendengarkan keinginan konsumen. Harus Anda ingat bahwa impian dan harapan konsumen bisa terus berubah, maka Anda harus selalu mengetahui perubahan tersebut. Karena itulah, mulai sekarang, laksanakan segala rencana tersebut dan raihlah kesuksesan yang Anda impikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar