I'll try to share everything, from light news, effusion, reviews, until hard news (maybe).
Welcoming
Hi pals...nice to meet u all here ^_^
Please feel free to search any info which u need.
Please feel free to search any info which u need.
Rabu, 21 Juli 2010
Senin, 19 Juli 2010
7 Minyak Menyehatkan
Manusia membutuhkan lemak, tetapi tidak dalam jumlah banyak. Kebutuhan lemak manusia berkisar 20-35 persen dari kalori total. Kebutuhan ini setara dengan 5 sendok makan minyak setiap harinya.
Yang harus diingat, tidak semua minyak memiliki manfaat bagi kesehatan. Ada tujuh jenis minyak, seperti dikutip Natural Solutions, yang direkomendasikan para ahli.
1. Minyak Zaitun
Dalam minyak ini terkandung 78 persen lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu mengatur dan mengoptimalkan kadar kolesterol. “Caranya adalah dengan menurunkan kolesterol LDL yang jahat, tanpa meme¬ngaruhi kolesterol HDL yang baik,” ujar Kelly Morrow, RD, asisten profesor gizi dari Bastyr University, Seattle, Amerika Serikat.
Selain itu, kandungan polifenol dalam minyak zaitun, yang merupakan komponen antioksidan dan antiinflamasi, mampu menjaga kolesterol LDL agar tidak menggumpal dan lengket di dinding arteri. Penggumpalan itu bisa menyebabkan penyakit jantung.
2. Minyak Kenari
Kenari mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu menangkal peradangan dalam tubuh, sehingga bisa mencegah penggumpalan darah. Selain itu, dinyatakan Sarah Krieger, RD, ahli diet dari St. Petersburg, Florida, AS, juga bisa menurunkan stres dan mengurangi lemak di perut.
3. Minyak Biji Labu
Satu sendok makan minyak ini mengandung vitamin E sebanyak 41 persen dari kebutuhan harian. Antioksidan dalam vitamin E dan lemak tak jenuh juga menyokong kesehatan jantung dan melindu¬ngi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang menyebabkan penuaan dan kanker.
4. Minyak Biji Rami (Hempseed)
Rasio omega-6 dan omega-3 pada minyak rami sesuai dengan rasio menyehatkan, yaitu sekitar 4:1.
5. Minyak Biji Kapas (Safflower)
Dalam memilih minyak ini, carilah yang tinggi oleat. Jenis ini memiliki lebih banyak lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung ketimbang minyak biji kapas biasa.
6. Minyak Kanola
Banyak ahli gizi menggemari minyak jenis ini karena tingginya kandungan lemak tak jenuh tunggal yang memberi manfaat bagi jantung. Guna memperoleh manfaat maksimal, pilih minyak kanola berkualitas baik.
7. Minyak Wijen
Minyak wijen mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan. Asam lemak omega-6 dalam minyak wijen membantu mengurangi gangguan kulit, seperti eksim. Sayangnya, kandungannya sangat besar sehingga perlu diperhatikan penggunaannya.
Minyak wijen juga mengandung sumber baik dari lignan, yaitu tipe fitoesterogen yang mampu menurunkan tekanan darah. Namun, sebaiknya batasi asupan minyak wijen, tak lebih dari satu sendok makan per hari.
Dari ketujuh jenis minyak ini, sayangnya baru minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak wijen yang bisa dijumpai di Indonesia.
Yang harus diingat, tidak semua minyak memiliki manfaat bagi kesehatan. Ada tujuh jenis minyak, seperti dikutip Natural Solutions, yang direkomendasikan para ahli.
1. Minyak Zaitun
Dalam minyak ini terkandung 78 persen lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu mengatur dan mengoptimalkan kadar kolesterol. “Caranya adalah dengan menurunkan kolesterol LDL yang jahat, tanpa meme¬ngaruhi kolesterol HDL yang baik,” ujar Kelly Morrow, RD, asisten profesor gizi dari Bastyr University, Seattle, Amerika Serikat.
Selain itu, kandungan polifenol dalam minyak zaitun, yang merupakan komponen antioksidan dan antiinflamasi, mampu menjaga kolesterol LDL agar tidak menggumpal dan lengket di dinding arteri. Penggumpalan itu bisa menyebabkan penyakit jantung.
2. Minyak Kenari
Kenari mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu menangkal peradangan dalam tubuh, sehingga bisa mencegah penggumpalan darah. Selain itu, dinyatakan Sarah Krieger, RD, ahli diet dari St. Petersburg, Florida, AS, juga bisa menurunkan stres dan mengurangi lemak di perut.
3. Minyak Biji Labu
Satu sendok makan minyak ini mengandung vitamin E sebanyak 41 persen dari kebutuhan harian. Antioksidan dalam vitamin E dan lemak tak jenuh juga menyokong kesehatan jantung dan melindu¬ngi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang menyebabkan penuaan dan kanker.
4. Minyak Biji Rami (Hempseed)
Rasio omega-6 dan omega-3 pada minyak rami sesuai dengan rasio menyehatkan, yaitu sekitar 4:1.
5. Minyak Biji Kapas (Safflower)
Dalam memilih minyak ini, carilah yang tinggi oleat. Jenis ini memiliki lebih banyak lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung ketimbang minyak biji kapas biasa.
6. Minyak Kanola
Banyak ahli gizi menggemari minyak jenis ini karena tingginya kandungan lemak tak jenuh tunggal yang memberi manfaat bagi jantung. Guna memperoleh manfaat maksimal, pilih minyak kanola berkualitas baik.
7. Minyak Wijen
Minyak wijen mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan. Asam lemak omega-6 dalam minyak wijen membantu mengurangi gangguan kulit, seperti eksim. Sayangnya, kandungannya sangat besar sehingga perlu diperhatikan penggunaannya.
Minyak wijen juga mengandung sumber baik dari lignan, yaitu tipe fitoesterogen yang mampu menurunkan tekanan darah. Namun, sebaiknya batasi asupan minyak wijen, tak lebih dari satu sendok makan per hari.
Dari ketujuh jenis minyak ini, sayangnya baru minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak wijen yang bisa dijumpai di Indonesia.
Yoga Mata, Solusi Mata Lelah Karena Komputer
Ternyata yoga memiliki latihan khusus untuk matah lelah akibat menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Mata lelah ini diakui para ahli dapat mengganggu penglihatan. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara latihan yoga untuk mata.
1. Ambil posisi tegak sambil bersandar pada kursi. Kedipkan mata dengan cepat sebanyak 50 kali.
2. Lakukan setiap jam dan perbanyak kedipan menjadi 100 kali.
3. Akhiri latihan mata dengan menutup mata, sambil menarik nafas dalam-dalam.
Dengan cara yang mudah ini, Anda hanya membutuhkan paling tidak lima menit untuk meditasi mata. Setelah itu Anda pun siap kembali bekerja dan mata terjaga kesehatannya.
1. Ambil posisi tegak sambil bersandar pada kursi. Kedipkan mata dengan cepat sebanyak 50 kali.
2. Lakukan setiap jam dan perbanyak kedipan menjadi 100 kali.
3. Akhiri latihan mata dengan menutup mata, sambil menarik nafas dalam-dalam.
Dengan cara yang mudah ini, Anda hanya membutuhkan paling tidak lima menit untuk meditasi mata. Setelah itu Anda pun siap kembali bekerja dan mata terjaga kesehatannya.
Bisakah Anda Hargai Orang Lain?
MENGHARGAI orang lain adalah syarat mutlak bagi kesuksesan hubungan dalam bidang apa pun. Begitu juga dalam karier dan pekerjaan. Tanpa Anda sadari, menghargai orang lain bisa membuat karier Anda meningkat.
Tak percaya? Coba saja Anda jawab pertanyaan ini. Jika Anda adalah seorang atasan, mana yang lebih Anda sukai, karyawan yang menghargai pendapat dan masukan yang Anda berikan kepadanya atau karyawan yang mengacuhkan saran Anda? Jawabnya jelas, karyawan yang menghargai ucapan Anda. Dari sini saja bisa ditebak bahwa tak ada orang yang tidak menginginkan penghargaan atau dihargai oleh orang lain, baik itu atasan maupun karyawan.
Lebih jelasnya, ingin dihargai orang lain adalah kebutuhan dasar manusia. Karena itulah, setiap orang akan sadar penuh jika dia dihargai oleh orang lain, begitu pula sebaliknya.
Tapi, apakah sebenarnya “dihargai” itu? Bagaimana pula kita bisa mempraktikkannya di tempat kerja?
Tentu, cara menghargai orang lain bisa dilakukan dengan sederhana. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk menunjukkannya kepada orang lain, seperti dikutip dari About.com.
1. Perlakukan setiap orang dengan kesopanan, keramahan, dan kebaikan.
2. Dorong rekan kerja untuk mau mengemukakan pendapat dan ide-idenya.
3. Dengarkan apa yang diucapkan orang lain sebelum Anda mengemukakan pendapat. Jangan pernah memotong perkataan orang dan jangan pernah mendominasi pembicaraan.
4. Gunakan ide orang lain untuk meningkatkan pekerjaan Anda. Tentu saja, biarkan dia mengetahui bahwa hal tersebut terjadi karena ide Anda. Selain itu, dorong dia untuk mewujudkan ideidenya.
5. Jangan pernah meremehkan atau melecehkan orang lain dan ide-ide yang diungkapkannya.
6. Jangan bersikap sinis dan mengkritisi hal-hal kecil. Jangan pula senang menghakimi dan melakukan bullying baik secara verbal maupun nonverbal.
7. Perlakukan setiap orang dengan cara yang sama tanpa memandang suku, agama, golongan, jenis kelamin, usia, ukuran, dan asal negara. Praktikkan aturan ini secara konsisten. Memperlakukan orang dengan cara yang berbedabeda bisa memicu pelecehan atau ketidaknyamanan dalam lingkungan pergaulan.
8. Ajak seluruh rekan kerja dalam setiap rapat, diskusi, training, dan acara-acara yang dilakukan rekan-rekan kantor. Jika tak semua orang bisa mengikutinya, jangan pilih kasih atau melakukan marginalisasi. Berikan kesempatan yang sama kepada setiap orang untuk berpartisipasi dalam sebuah proyek atau kegiatan.
9. Memujilah lebih banyak dibandingkan Anda mengkritik. Biasakan saling memuji antarrekan kerja seperti layaknya supervisor memuji bawahannya.
10. Perlakukan setiap orang seperti mereka ingin diperlakukan.
BANYAK cara lain yang bisa digunakan untuk meningkatkan penghargaan kepada orang lain. Cara berikut jika dilakukan secara konsisten, maka akan menciptakan lingkungan kerja yang profesional.
1. Pujilah hasil kerja yang baik dari rekan kerja. Cobalah untuk spesifik memuji bagian mana yang paling Anda kagumi dari hasil kerjanya.
2. Ucapkan terima kasih sebagai tanda bahwa Anda menghargai kerja keras dan kontribusi mereka dalam membantu Anda. Bersikap manis dan sopan sangat dibutuhkan dalam lingkungan kerja. Itu artinya orang yang memiliki perilaku yang baik akan mendapat pujian dari rekan kerja.
3. Bertanyalah tentang keluarga, hobi, atau kegiatan akhir pekan mereka. Perhatian Anda terhadap seseorang akan membuatnya merasa berharga dan dipedulikan. Tentu saja, pertanyaan Anda harus dalam batas-batas tertentu agar tidak dianggap ingin tahu atau mencampuri urusan orang lain.
4. Jika memungkinkan, tawarkan hari libur yang fleksibel. Anda bisa mencocokkan hari kerja Anda dan rekan lainnya agar bisa mengatur hari libur masing-masing.
5. Cari tahu apa kesenangan rekan kerja Anda. Setelah itu, beri dia kejutan dengan memberinya hadiah. Pasti kejutan dari Anda akan menceriakan harinya.
6. Jika Anda tergolong pimpinan perusahaan, berikan bonus akhir tahun atau bonus-bonus lainnya sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras karyawan. Bahkan, sebuah kartu ucapan terima kasih juga tetap akan berkesan manis bagi karyawan.
7. Setiap orang pasti senang makan. Karena itu, ajaklah rekan kerja atau bawahan Anda untuk makan-makan saat ada acara khusus seperti ulang tahun, atau bahkan tanpa alasan apa pun. Biarkan mereka yang memilih teman makannya.
8. Ciptakan permainan atau tradisi yang menarik. Misalnya acara tukar kado saat akhir tahun atau saling bertukar makanan tiap satu minggu sekali.
9. Bawa makanan ke tempat kerja dan tawarkan kepada rekan kerja. Lebih baik lagi jika Anda membuatnya sendiri. Atau Anda bisa membawa cokelat karena cokelat selalu bisa mendatangkan suasana yang menyenangkan.
10. Bagi pemilik perusahaan, ciptakan kesempatan kepada karyawannya untuk mengembangkan diri. Misalnya, dengan menyertakannya ke acara seminar atau kegiatan yang bisa menambah wawasan dan keterampilannya.
4 Pola Pikir Orang Sukses
ORANG sukses punya pola pikir yang berbeda dengan pola pikir kebanyakan orang yang tidak sukses. Apa saja?
AJ Hendro Sugianto dalam buku ”Banyak Cara Menjadi Kaya” menyimpulkan empat pola pikir orang sukses, yaitu:
Sukses tidak ditentukan oleh nasib
Nasib seseorang sangat dipengaruhi oleh semua tindakan yang dilakukannya. Tentu saja tindakan-tindakan itu dimotori oleh pola pikirnya. Menjadi orang sukses dan kaya atau menjadi orang gagal dan miskin bukanlah karena nasib, melainkan karena pola pikir dan tindakannya yang berakibat pada keadaan sekarang. Untuk menjadi sukses dan kaya, orang harus berkemauan keras dan berusaha secara konsisten dari waktu ke waktu. Untuk mencapai sukses yang besar, Anda harus meniru cara berpikir dan cara kerja orang sukses, yaitu mulai dengan sukses-sukses kecil setiap waktu dan dilandasi banyak kemampuan yang akan mempermudah jalan menunju sukses dan kaya.
Sukses adalah suatu kebiasaan
Orang sukses menjadikan sukses sebagai suatu kebiasaan yang harus dijalani. Baginya, sukses bukanlah suatu destinasi (tujuan akhir), melainkan suatu proses perjalanan. Setiap keputusan dan tindakan jitu yang Anda lakukan sudah merupakan sukses. Dalam perjalanan hidup sehari-hari, Anda akan banyak mendapatkan sukses-sukses yang terkumpul menjadi sukses besar. Sukses besar tidak dihasilkan hanya dari satu keputusan dan satu tindakan saja, melainkan merupakan akumulasi dari setiap sukses yang Anda peroleh sehari-hari. Dengan demikian, sukses adalah suatu kebiasaaan positif di dalam hidup seseorang.
Kegagalan adalah bagian dari sukses
Orang sukses memandang kegagalan yang dialaminya sebagai bagian dari kesuksesan, sehingga tidak seharusnya membuatnya jera dan menghalangi peluang sukses di masa yang akan datang. Kegagalan hanyalah suatu kesuksesan yang tertunda. Justru dengan suatu kegagalan yang dialaminya ia akan bertambah pengalaman, aman, dan bertambah matang. Ia bertambah gigih dan berhasil. Sebaliknya, orang gagal akan memandang pengalaman gagalnya sebagai suatu trauma yang membuatnya jera dan takut untuk memulai lagi.
Orang sukses selalu berorentasi kepada solusi
Dalam hidup, orang tidak akan pernah lepas dari masalah. Orang sukses meyakini bahwa di balik suatu masalah pasti ada peluang dan solusinya. Pola pikir seperti inilah yang membuatnya tahan uji dan tak mudah menyerah. Sebaliknya, orang gagal akan memandang adanya masalah di setiap solusi yang dibuat. Akibatnya, ia cenderung pesimistis dalam menanggapi setiap peluang,. Ia lebih memilih status quo yang dirasa paling aman baginya. Orang gagal biasanya takut mencoba. Baginya lebih baik berdiam diri daripada mencoba dan gagal.
Agar tak Gugup Interview Kerja
WAWANCARA (interview) kerja adalah momen paling menegangkan bagi pencari kerja. Setelah semua tahap seleksi awal dilewati, tahap satu wawancara biasanya paling menentukan. Pastinya Anda tak ingin tampil kurang mengesankan dengan tergagap-gagap dan tiba-tiba lidah Anda terasa 'keriting' saat menjawab pertanyaan pewawancara.
Setelah berbasa-basi sejenak, pewawancara biasanya langsung mengganti gigi dan mengajukan pertanyaan formal untuk dijawab. Misalnya, tentang alasan Anda melamar pekerjaan di perusahaan mereka.
Pertanyaan tersebut tidak sulit untuk dijawab. Namun, entah mengapa suara Anda justru menghilang atau justru lebih serupa dengungan mesin diesel. ''Yah, sebenarnya, um, itu seperti, ee, Anda tahu, mungkin saja....''
Skenario seperti ini tidak jarang dihadapi oleh para pencari kerja. Dalam situasi yang menekan seperti berbicara di depan sekelompok orang atau saat wawancara kerja, banyak orang tanpa sadar menggumam untuk menemukan jeda sebelum mengumpulkan pikiran. Hal tersebut dapat merusak citra Anda sebagai profesional cerdas dan kandidat pilihan.
Kesadaran diri merupakan langkah dasar untuk memperbaiki pola pidato yang buruk. Berikut adalah beberapa langkah untuk membantu Anda untuk meningkatkan kefasihan verbal:
Pertama, evaluasi keterampilan komunikasi verbal dengan merekam (audio mau pun video) diri Anda saat berlatih wawancara. Dengan cara ini, dapat diketahui di bagian mana Anda tergagap-gagap.
Kedua, siapkan poin-poin tentang diri Anda dan selipkan di dalam portofolio. Lihat poin tersebut secara diam-diam untuk menjaga percakapan mengalir.
Ketiga, pusatkan perhatian pada pernapasan dengan menarik napas di antara kalimat, sehingga Anda dapat menggunakan kata-kata lengkap, bukan gumaman atau suara. Cara ini membantu memperlambat bicara Anda, dan memungkinkan berkonsentrasi terhadap apa yang akan dikatakan selanjutnya.
Keempat , ubah perilaku mengganggu seperti tertawa gugup dengan tersenyum. Dengan menunjukkan tindakan yang dianggap positif, Anda meningkatkan hubungan dengan pewawancara.
Terakhir, ikut serta dalam pelatihan public speaking untuk meningkatkan keahlian berbicara di depan publik.
Setelah berbasa-basi sejenak, pewawancara biasanya langsung mengganti gigi dan mengajukan pertanyaan formal untuk dijawab. Misalnya, tentang alasan Anda melamar pekerjaan di perusahaan mereka.
Pertanyaan tersebut tidak sulit untuk dijawab. Namun, entah mengapa suara Anda justru menghilang atau justru lebih serupa dengungan mesin diesel. ''Yah, sebenarnya, um, itu seperti, ee, Anda tahu, mungkin saja....''
Skenario seperti ini tidak jarang dihadapi oleh para pencari kerja. Dalam situasi yang menekan seperti berbicara di depan sekelompok orang atau saat wawancara kerja, banyak orang tanpa sadar menggumam untuk menemukan jeda sebelum mengumpulkan pikiran. Hal tersebut dapat merusak citra Anda sebagai profesional cerdas dan kandidat pilihan.
Kesadaran diri merupakan langkah dasar untuk memperbaiki pola pidato yang buruk. Berikut adalah beberapa langkah untuk membantu Anda untuk meningkatkan kefasihan verbal:
Pertama, evaluasi keterampilan komunikasi verbal dengan merekam (audio mau pun video) diri Anda saat berlatih wawancara. Dengan cara ini, dapat diketahui di bagian mana Anda tergagap-gagap.
Kedua, siapkan poin-poin tentang diri Anda dan selipkan di dalam portofolio. Lihat poin tersebut secara diam-diam untuk menjaga percakapan mengalir.
Ketiga, pusatkan perhatian pada pernapasan dengan menarik napas di antara kalimat, sehingga Anda dapat menggunakan kata-kata lengkap, bukan gumaman atau suara. Cara ini membantu memperlambat bicara Anda, dan memungkinkan berkonsentrasi terhadap apa yang akan dikatakan selanjutnya.
Keempat , ubah perilaku mengganggu seperti tertawa gugup dengan tersenyum. Dengan menunjukkan tindakan yang dianggap positif, Anda meningkatkan hubungan dengan pewawancara.
Terakhir, ikut serta dalam pelatihan public speaking untuk meningkatkan keahlian berbicara di depan publik.
Jumat, 16 Juli 2010
Healthiest Foods on Earth
1. Berries
All berries are low in sugar and high in fiber. Blueberries have been shown to increase memory in lab studies, and raspberries and strawberries are loaded with ellagic acid, a powerful antioxidant that seems to have some anti-cancer properties, according to the American Cancer Society.
2. Beans
Beans are extremely high in fiber, which helps to control weight, prevent or manage diabetes and blood sugar, and may help prevent colon cancer and protect against heart disease. The National Institute of Medicine recommends 25-38 grams of fiber a day. The average American gets only 4-11 grams. One cup of beans provides 11-17 grams.
3. Nuts
Some of the largest and most important long-term studies of diet and health have shown that eating nuts several times a week is consistent with a risk of heart attack and heart disease that is 30%-50% lower than the general population. Just one ounce of nuts-almonds, macadamia, Brazil , walnuts, pecans-eaten three to five times a week seems to be the magic number.
4. Wild Salmon
Fish is the ultimate anti-aging food. Cold-water fatty fish like wild salmon, sardines, mackerel and herring contain omega-3 fats that protect the brain and the heart, improve mood, and lower blood pressure and triglycerides.
5. Raw Milk
Raw, organic milk nearly always comes from grass-fed cows and contains high levels of cancer-fighting CLA (conjugated linolenic acid) as well as a rich assortment of vitamins, minerals and beneficial bacteria (like Lactobacillus acidophilus)
6. Grass-Fed
Meat Meat from grass-fed cows has a much different fat profile than ordinary supermarket meat: high in omega-3s, lower in potentially harmful omega-6s and loaded with CLA, a kind of fat known for its anti-cancer activity. A superb source of protein and vitamin B12, it's also missing the antibiotics, steroids and hormones found in the meat that comes from feedlot farms.
7. Eggs
Considered by many to be nature's most perfect food, the egg is high in protein and relatively low in calories. The yolk contains choline, one of the most important nutrients for the brain, as well as lutein and xeazanthin, two critical nutrients for eye health. Brassica Vegetables Cabbage, Brussels sprouts, broccoli and kale all contain plant compounds called indoles that help reduce the risk of cancer. In addition to a stunning range of vitamins and minerals, they also contain sulforaphane, an important plant chemical that helps the body detoxify health-damaging chemicals.
8. Apples
Not only do they keep the doctor away, they also appear to do the same for lung cancer, diabetes and asthma. An apple contains five grams of fiber and a rich blend of nutrients including the bone-building vitamin K and the anti-inflammatory nutrient quercetin. And there's no better way to control your appetite than an apple eaten about half an hour before a big meal.
9. Onions and Garlic
In an impressive number of published studies, the consumption of onions and garlic has demonstrated protective effects against stomach, prostate and esophageal cancer. Along with broccoli, tea and apples, onions and garlic are among a select group of foods found to reduce mortality from heart disease by 20%.
10. Pomegranate Juice
Called "a natural Viagra" by researchers at Tel Aviv University , pomegranate juice is loaded with antioxidants. Studies show it can reduce blood pressure and plaque in the arteries. New research indicates it also slows the progression of tumors.. Four to eight ounces a day is highly recommended.
11. Green Tea
Though all teas are great for you, green tea has a unique profile of plant chemicals that have anti-cancer activity. It's now fairly established that green tea may help prevent the following types of cancers in humans: bladder, colon, esophagus, pancreas, rectum and stomach. If that's not enough, it also appears to help with weight control.
All berries are low in sugar and high in fiber. Blueberries have been shown to increase memory in lab studies, and raspberries and strawberries are loaded with ellagic acid, a powerful antioxidant that seems to have some anti-cancer properties, according to the American Cancer Society.
2. Beans
Beans are extremely high in fiber, which helps to control weight, prevent or manage diabetes and blood sugar, and may help prevent colon cancer and protect against heart disease. The National Institute of Medicine recommends 25-38 grams of fiber a day. The average American gets only 4-11 grams. One cup of beans provides 11-17 grams.
3. Nuts
Some of the largest and most important long-term studies of diet and health have shown that eating nuts several times a week is consistent with a risk of heart attack and heart disease that is 30%-50% lower than the general population. Just one ounce of nuts-almonds, macadamia, Brazil , walnuts, pecans-eaten three to five times a week seems to be the magic number.
4. Wild Salmon
Fish is the ultimate anti-aging food. Cold-water fatty fish like wild salmon, sardines, mackerel and herring contain omega-3 fats that protect the brain and the heart, improve mood, and lower blood pressure and triglycerides.
5. Raw Milk
Raw, organic milk nearly always comes from grass-fed cows and contains high levels of cancer-fighting CLA (conjugated linolenic acid) as well as a rich assortment of vitamins, minerals and beneficial bacteria (like Lactobacillus acidophilus)
6. Grass-Fed
Meat Meat from grass-fed cows has a much different fat profile than ordinary supermarket meat: high in omega-3s, lower in potentially harmful omega-6s and loaded with CLA, a kind of fat known for its anti-cancer activity. A superb source of protein and vitamin B12, it's also missing the antibiotics, steroids and hormones found in the meat that comes from feedlot farms.
7. Eggs
Considered by many to be nature's most perfect food, the egg is high in protein and relatively low in calories. The yolk contains choline, one of the most important nutrients for the brain, as well as lutein and xeazanthin, two critical nutrients for eye health. Brassica Vegetables Cabbage, Brussels sprouts, broccoli and kale all contain plant compounds called indoles that help reduce the risk of cancer. In addition to a stunning range of vitamins and minerals, they also contain sulforaphane, an important plant chemical that helps the body detoxify health-damaging chemicals.
8. Apples
Not only do they keep the doctor away, they also appear to do the same for lung cancer, diabetes and asthma. An apple contains five grams of fiber and a rich blend of nutrients including the bone-building vitamin K and the anti-inflammatory nutrient quercetin. And there's no better way to control your appetite than an apple eaten about half an hour before a big meal.
9. Onions and Garlic
In an impressive number of published studies, the consumption of onions and garlic has demonstrated protective effects against stomach, prostate and esophageal cancer. Along with broccoli, tea and apples, onions and garlic are among a select group of foods found to reduce mortality from heart disease by 20%.
10. Pomegranate Juice
Called "a natural Viagra" by researchers at Tel Aviv University , pomegranate juice is loaded with antioxidants. Studies show it can reduce blood pressure and plaque in the arteries. New research indicates it also slows the progression of tumors.. Four to eight ounces a day is highly recommended.
11. Green Tea
Though all teas are great for you, green tea has a unique profile of plant chemicals that have anti-cancer activity. It's now fairly established that green tea may help prevent the following types of cancers in humans: bladder, colon, esophagus, pancreas, rectum and stomach. If that's not enough, it also appears to help with weight control.
Langganan:
Postingan (Atom)